Kamis, 05 Januari 2012

ROMANTIKA : HARI PERTAMA KERJA TAHUN 2012

Mungkin menjadi hari bersejarah bagi PNS Dosen, tenaga struktural dan tenaga honorer di lingkungan STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Pasalnya pada pagi Hari Senin, tanggal 2 Januari 2012 merupakan hari kepastian tentang komposisi dan personalia dalam struktur kepemimpinan di STAIN. Tidak hanya itu dalam kesempatan tersebut, juga dipertegas terkait penetapan tiga pembantu ketua, tiga Ketua Jurusan, dua Kepala Pusat dan dua kepala Unit pendukung. Tidak hanya itu, lima Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi, bahkan tenaga honorer juga diacak sesuai kompetensi masing-masing, malah ada satu orang tenaga honorer yang diberhentikan juga menjadi informasi penting pada hari itu.
Undangan pembagian Surat Keputusan ketua STAIN tentang job description dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB, itu tertera jalas pada undangan yang saya peroleh pada pagi hari senin tersebut. Undangan itu, sepertinya semua dititipkan di meja kerja masing-masing dosen yang ditandatangani langsung Prof Dr. Imam Malik, M. Ag selaku ketua STAIN.
Setelah saya membaca undangan, lalu saya berharap bisa memenuhi undangan tersebut tepat waktu, namun pada hari dan jam yang sama saya harus melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). Atas pertimbangan mendahului kepentingan mahasiswa jauh lebih bijak dan terhormat, maka saya secara otomatis bergegas masuk ruang dan membagikan soal kepada mahasiswa yang sudah menunggu di kelas.
Setelah semua lembaran jawaban dikumpulkan mahasiswa, jam sudah menunjukkan pukul 10.15 WIB, meskipun agak terlambat saya bergegas menuju gedung rektorat lantai 2 sebagai tempat digelarnya pertemuan. Kertika saya melangkahkan kaki menaiki tangga menuju ruang pertemuan yang terletak di lantai 2 saya melihat beberapa satpam berdiri mematung disisi kiri kanan pintu masuk ruang pertemuan, karena terlambat saya mencoba memantau keadaan ruang rapat yang sudah dipenuhi oleh peserta rapat. Dari luar ruangan lewat celah jendela kaca saya melihat salah seorang staf umum sedang memimpin lagu kebangsaan Indonesia Raya dan semua peserta terlihat berdiri penuh rasa hormat termasuk pimpinan.
Sebagai rasa hormat saya menahan diri untuk tidak langsung masuk ruangan, sembari menunggu selesainya alunan lagu Indonesia Raya. Meskipun dari luar, sebagai orang Indonesia dengan rasa nasionalisme tinggi saya tetap khitmad mengikuti dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Saya berpikir ini menjadi hari yang luar biasa kerena dihari pertama kerja kita disuguhi lagu Indonesia Raya yang sudah kita hafal sejak sekolah dasar. Namun saya tetap membatin ini mungkin semangat baru sebagai perekat bagi semua civitas akademika menuju terwujudnya visi STAIN yang unggul bidang intelektual dan moral.
Ketika lagu Indonesia Raya berakhir, saya siap-siap menuju pintu masuk, tetapi justru dirijen melanjutkan dengan lagu “padamu negeri”, seketika itu juga, rasa penasaran terus berkecamuk di hati, lalu saya bergumam apakah ini menjadi pertanda kesetian, komitemen, loyalitas kita kepada negeri ini sudah mulai memudar, sehingga kita perlu diiringi dengan lagu padamu negeri sebagai bukti pengambdian… wallahu’alam.
Setelah padamu negeri berakhir dan semua peserta duduk kembali, saya bergegas masuk dan melihat hampir semua kursi sudah terisi dan hanya ada dua kursi yang kosong persisi disisi kanan Ketua STAIN, lalu dengan penuh percaya diri saya menuju kursi yang kosong tersebut, lalu duduk dengan memberi seyum dan rasa hormat kepada ketua. Tidak lama setelah saya duduk terdengar MC membacakan teks yang meminta kepada ketua STAIN untuk menyampaikan sambutan. Dengan sigap ketua STAIN yang juga guru besar bidang Ilmu Pendidikan Islam, memulai sambutannya.
Ketua mengawali sambutannya dengan mukaddimah dan penghormatan, lalu dengan nada jelas dan lugas menyampaikan ucapan ucapan terimakasih kepada pejabat yang sudah membantu dalam memajukan STAIN pada tahun 2011. Lalu dilanjutkan dengan ucapan terimakasih kepada para pejabat yang sudah terpilih untuk tahun 2012, dengan harapan sesuai kompetensi yang dimiliki diyakini dapat menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi yang sudah digariskan dalam aturan perundang-undangan, minimal 8 aitem seperti tertuang dalam daftar penilaian prestasi pegawai (DP3).
Tidak hanya itu ketua juga memohon do’a restu kepada semua civitas akademika agar dengan sadar dan penuh tanggung jawab menjalankan beban tugas untuk pencapaian visi dan misi STAIN seperti yang sudah dietapkan oleh para sesupuh. Selanjutnya beliau juga menyebutkan tiada gading yang tak retak, lidi bercerai tak akan kuat, selamat berjuang kepada semua pejabat yang sudah diberi kepercayaan, semoga menjadi yang terbaik dengan menunjukkan prestasi. Dan ketua menutup sambutan dalam keadaan hening tanpa tepuk tangan dan semua peserta seperti tertegun membisu.
Selanjutnya giliran kepala bagian administrasi Drs. Asadi memberi sambutan. Pada kesempatan itu ia berpesan kepada semua peserta untuk dapat melaksanakan amanah yang telah diberikan sesuai Surat Keputusan Ketua STAIN dengan jujur dan baik. Karena dosen dan pegawai yang ada pada saat ini, pada prinsipnya tidak ada yang mengundang untuk mandaftar sebagai dosen dan pegawai di STAIN, semuanya dulu mendaftarkan diri dan tidak ada paksaan.
Oleh karena itu, STAIN ini menjadi milik kita semua, perlu ada rasa memiliki yang tinggi, disamping sebagai tempat mencari rezeki, kita juga memenuhi kewajiban minimal 8 jam perhari. Apabila kurang dari itu maka itu digolongkan sebagai korupsi, haram, zalim oleh karena itu seyogianya para dosen dan pejabat tidak perlu ngomel-ngomel hak dan kewajiban berbanding lurus dengan hasil kerja kita.
Sejurus dengan itu kabag juga menyampaikan bahwa yang di SK-kan pada hari ini sebagian besar adalah Pejabat pelaksana tugas (Plt) artinya satu hari setelah ada pejabat defenitif maka dengan sendirinya pejabat Plt. berakhir dari tugas alias lengser. Secara normatif setiap SK itu ada poin yang menyatakan bahwa apabila ada kekeliruan akan diperbaiki sebagaimana mestinya. Maka apabila ada yang keberatan silakan menuntut keadilan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Karena SK ini dikeluarkan atas konsultasi dengan pak Kohar dan Pak Zain selaku pejabat berwenang di Kementerian Agama RI.
Kabag juga mengharapkan kepada Ketua agar membuat secara rinci tugas dan batasan kewenangan bagi masing-masing pejabat agar semua menjadi jelas dan tegas. Memang selama ini setiap SK yang dikeluarkan oleh Ketua STAIN belum dilengkapi dengan rincian tugas yang jelas, hal ini penting dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih wewenang dan kewenangan antar masing-masing pejabat di lingkungan STAIN.
Tidak hanya itu kasus dosen yang sedang tugas belajar dan izin belajar juga perlu dipertegas agar tidak muncul kekhawatiran, mengingat tugas belajar mempunyai konsekwensi untuk meningalkan tugas dan tidak boleh menjabat. Bagi yang sedang tugas belajar hanya berkonsentrasi pada pendidikan setelah selesai silakan kembali dan melaksanakan tugas seperti biasa. Sementara bagi dosen yang sedang izin belajar hanya dapat dibenarkan untuk dosen yang melanjutkan studinya dalam wilayah Kepulauan Bangka Belitung saja, sementara diluar itu dinyatakan melanggar.
Sedangkan bagi dosen yang fungsionalnya belum dapat diproses maka akan dilanjutkan pada awal Bulan Januri tahun ini, sedangkan bagi yang PNS-nya pada Bulan April, maka fungsionalnya akan kita proses pada bulan Februari 2012.
Setelah penyampaian sambutan kabag, scemoni dilanjutkan dengan pembacaan do’a yang dipandu oleh pak Sobri yang dilanjutkan dengan pembagian SK kepada para pejabat dan staf yang dilakukan oleh Ibu Farina selaku kasubbang Umum dan Kepegawaian.
Pasca pembagian SK, suasana terlihat ramai, masing-masing penerima SK terlihat saling memberi komentar dan apresiasi kepada teman yang kebutulan mendapat promosi jabatan. Dan lain halnya dengan pejabat yang belum mendapat promosi terlihat tidak ekspresif, malah yang dinonjobkan dari jabatannya terlihat santai seperti membisu, mungkin juga berfikir terlepas dari jeratan dan terbebas dari siklus.
Bagi yang mendapat promosi kita ucapkan selamat dan berdedikasi, sementara bagi yang bertahan kita ucapkan selamat bekerja. Sedangkankan yang lagi diuji non job, maka kita ucapkan selamat berdikari. Selagi masih bisa, maka berkaryalah tanpa henti, jangan nunggu besok, karena ada pameo yang mengatakan “Kalau bukan kita, siapa lagi, kalau bukan sekarang, kapan lagi”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar